26 September 2004

Tadi ada burung di depan jendela kamar gue, main-main di sela-sela ranting pohon soka. Kecil-kecil, gak nyampe sekepalan tangan gue kayanya. Warnanya kuning-biru. Ah, nyesel gak difoto (hehe, difoto pakek apa?). Gak tiap sore liat kayak gini. (Mungkin tepatnya, gak tiap sore ada di rumah sehingga bisa liat kayak gini ;)

Jadi inget sore-sore di LFM, nonton anak-anak maen bola, nge-teh, dan ngeliat burung-burung pulang ke sarang. Haha, kenapa jadi inget LFM? Inget kampus sih, tempat yang (dulu?) rindang dengan pohon dan masih mengundang banyak burung berbagai jenis dan bentuk. Gak tau, mungkin karena ini "Minggu Teman Lama". Mungkin karena hari ini bener-bener nggak mutu!

Mungkin karena semingguan ini Kompas dua kali memuat artikel tentang ITB. ITB yang "tidak seperti dulu lagi". Ah, seperti dan tidak seperti ukuran siapa? Lagi pula memangnya harus seperti? Siapa yang mengharuskan?

Gak ada sih. Tapi terakhir ke kampus rasanya pingin teriak juga. Terutama liat SC udah jadi puing *snif*. Sedih, inget saat-saat nongkrong-main-makan-tidur di situ sih. Katanya sekarang lapangan basket dan tenis juga udah "under construction". Belum liat, males banget. Kata Johan Ketum LFM, kampus sekarang sumpek.

Ah, emang gue pikirin? (sambil pundung dan berlalu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar