01 September 2010

505

Buku ramadan saya taun ini adalah Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika (Kuntowijoyo, 2004/2006). Curang, memang. Buku ini tipis sekali, bahkan Pak Kunto menyebutnya nonbuku karena cuma 'comotan' beberapa tulisan terdahulu yang disunting ulang. Yang disodorkan Pak Kunto adalah konsep ilmu sosial profetik. Jangankan yang profetik, ilmu sosial saja sudah terlalu canggih untuk gue.

Yang bener-bener ingin gue baca ramadan ini sebenarnya The God Delusion-nya Richard Dawkins. Lima alasan kenapa saya ingin membacanya:
  1. Karena terdengar keren.
  2. Karena saya sudah menunaikan ibadah membaca buku nonsekuler (atau semacam itulah), boleh dong baca yang sekuler. Ateis sekalian malah.
  3. Karena saya ingin konsep ketiadaan tuhan ini dijelaskan lebih jauh oleh seseorang yang bukan Jack Parlabane.
  4. Karena denger-denger Dawkins adalah seorang penulis yang baik.
  5. Karena saya sedang menjelang akhir QED-nya Feynman dan dia berulang kali menegaskan bahwa beginilah Alam bekerja. Dia tidak bisa menjelaskan mengapa, tapi bagaimana-nya sangat jelas. Dan konsisten. Kalo ga salah Feynman ateis juga. Yang gue tidak mengerti adalah, ketika pada skala subatomik ada aturan yang sangat konsisten yang dapat menjelaskan hampir semua fenomena di alam semesta, bagaimana mungkin kita tidak melihat ada Desainer di situ. Sang Mahapembuaturan. Tuhan. Saya penasaran dengan jawabannya Dawkins.
Mungkin seharusnya gue baca The Selfish Gene dulu. Tapi sebelum Dawkins, gue merasa harus menyelesaikan On the Origin of Species. Cuma... kok gak selesai-selesai ya... Hiks...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar