06 Februari 2005

My only
The answer to the night so lonely
You will always be my one and only
My only...

(lagunya siapa ya, lupa)

Sesiangan hangin sama anak-anak Colliers—sebab kapan lagi?* Ketemuan di nikahannya Deva, trus karena tadinya gue mo ke Crowne Plaza, minta anter Dani ke Semanggi dan akhirnya kita malah muter-muter Plangi ;P Nyari sendal (cos Mbak Lila pakek high heel gitu) dan tentunya gak dapet (quote Aldiar "What is it with girls and shoes?"). Bikin keramaian di EsTeler 77 (people actually turn around and stare, and there was air of relief when we left the place), trus nyari foto studio yang ternyata baru buka jam 5. Yaah...

And if u think sebuah mobil kijang harusnya cukup untuk memuat 8 orang, well, gimana ya... Karena bagian belakangnya penuh sama barang-barang FM2U, pralon, selang, toolbox, tau deh apaan lagi yang membuat security yang meriksa pas kita dateng tersenyum. Pas cabut, giliran tukang parkirnya yang nyengir. Dua orang di depan dan enam orang di tengah, hehe, agak mempermalukan nama baik perusahaan nih (as di samping mobil ada tulisan: Colliers International-Facilities Management Mobile Unit) Pokonya kemaren menambah memorable pasedek-sedek experience gue jadi tiga. Dua yang pertama:

1. Dari Hotel Jayakarta-Dago (nikahan Mas Donny) ke rumah Mbak Rinso di Antapani gitu? 10 orang di katana-nya Shafiq, udah kaya kampanye ;P

2. Dari SMA 8 ke kampus, pas bazar8 taun 2001. Naik feroza-nya Johan, di depan Johan, gue, sama Milla gitu? (atau jangan-jangan gue doang? hehe, ini masalah hijab) Di belakang, hmmm, let me think. Seenggak-enggaknya ada enam orang dan jangan bayangin orangnya kecil-kecil kaya gue. Kalo gak salah Novin, Iman, Hendi, Bret, Arief, Bengbeng. Eh, Iman apa Aswin ya? Well, u imagine ;P
_________________
* Kadang-kadang gue gampang kepengaruhan sama gaya bahasa orang. Kayanya belum lama badu pakek bentuk kalimat yang mirip. Hehe, pinjem ya bud!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar