not so egg-nymore
31 Januari 2009
02:45

23.48

"Hey."

Gadis itu menoleh, melihat seraut wajah yang menatap heran di sebelahnya. Alih-alih menjawab keheranan itu, ia hanya menghembuskan asap rokoknya pelan.


"Hey."


"Belum tidur?"


Gadis itu menggeleng saja. Memainkan rokoknya dengan canggung. Ia tidak merokok, bukan perokok dalam pengertian umum. Tapi malam itu ia sedang ingin mendramatisir suasana, pencerita di sudut otaknya sedang giat bekerja.


"Akhirnya gue ke rumah lo juga," katanya, mungkin agak getir.


"Yeah...," hening sejenak. "Maaf."


"Don't be. I'm ok."


Hening dan asap rokok. Pencerita di sudut otaknya tersenyum penuh kemenangan.


"Elo..."


"Gue..."


Bersamaan, tertawa.


"Lo duluan."


***

Sepertinya industri film tidak akan (terlalu) terpengaruh dengan fatwa haramnya rokok dari MUI. (tanya kenapa?) Apalagi bagian kreatifnya. Adegan tangan- setengah-gemetar-menyalakan-rokok dan mengembuskan-asap-rokok-perlahan- sambil menatap-kosong masih akan menjadi adegan penanda kegundahan terjamak sepanjang sejarah film. Setidaknya, dua film yang gue tonton hari ini menggunakannya.

Apa ga ada adegan lain ya? Makan nanas kalengan, misalnya.

Ngomong-ngomong, jadi inget berita ini (via Alex) :D
[411] 6 komentar

___________________________

24 Januari 2009
05:05


Duh! Ini yang kedua hari ini *cek folder sent items*

Tesis oh tesis... Memang Tuhan tidak menyukai orang-orang yang takabur.
[410] 6 komentar

___________________________

22 Januari 2009
12:46

In the Internet, 22 is like, really old.
(Kopral Geddoe)
Entah kenapa, pernyataan ini malah mengingatkan gue sama satu insiden bertaun-taun yang lalu. Kalo ga salah si awal 2002 (males ngecek), waktu KK baru kepilih jadi rektor (oh, ngemeng-ngemeng, ada yang mau mengunduh wallpaper-nya? :D)

Gue lagi main di GTV hari-hari itu, dan kita terlibat salah pengertian dengan sebuah unit lain (UL). Walhasil Hendi, gue, Athun, dan kalo ga salah ada satu orang lagi tapi gue ga inget siapa "disidang" sama personil UL tersebut.

Yang lucu adalah si mas-mas yang mengkonfrontasi kita itu berulang-ulang menyebutkan "Gue '97" dalam pidatonya. Lucu dan wakwaw karena yang dihadapi adalah gue dan Hendi yang juga '97 (dan Athun juga kan Unpad '97 ya kan Thun?). Kalo mo mengintimidasi kita dengan senioritas, ya gak laku. Dan hal ini sepertinya adalah salah satu bentuk daripada kesesatan yaitu ad hominem.

Atau emang salah (gue) sendiri, angkatan '97 kok taun 2002 masi mainan di kampus. Dat good ol' days :D

Nyambung gak si sama yang di atas? Ngga ya? Oh well... Ternyata saya memang sudah really old
[409] 3 komentar

___________________________


01:49

You remember that you just watch A Wong Kar Wai* movie when you hear someone talking on the phone in Chinese** and the voice oddly sounds familiar.

You know that you watch TOO MANY Wong Kar Wai movie when you start looking for subtitle :D


*or your own favorite Hongkong/Chinese/Taiwanese director. Actor/actress will also work.
** or Mandarin, or Taiwanese. Actually, can't tell the difference :P
[408] 0 komentar

___________________________

18 Januari 2009
18:16

Lagi males nulis akhir-akhir ini. Bolehlah menyalahkan tesis atau cuaca yang sempat mendingin gila, tapi ya sebenarnya ya lagi ga banget aja si. Ga pingin.

*keluh*

*mendengar suara Agah tertawa di belakang. Awas lo Gah, gak gue bawain dark roast espressobonen-nya*

Gaza dan Anak-anak Kecil Itu. Ya, semua orang menulis tentang Gaza dan gue sungguh gak tau mau menulis apa. Oh ya, dan yang gue maksud dengan anak-anak kecil bukan 410 anak-anak yang meninggal menurut statistik terakhir dari Al Jazeera.

*numb*

Yang gue maksud adalah, antara lain, diskusi di blognya Geddoe dan artikelnya Sora. Relatif terhadap gue si, mereka tergolong "masih kecil" (walopun bisa juga dibalik, gue yang sudah tua, hehe). Gue salut karena mereka bisa nulis dengan runut dan jelas. Mengikuti diskusi di sana lebih mencerahkan buat gue ketimbang membaca Atlas of Conflict: The Arab-Israeli Conflict. Buku sialan. Semua buku yang sampul belakangnya memuat "Amerika Serikat mensponsori upaya penyelesaian konflik Arab-Israel" lebih baik jadi bungkus kacang saja *ngomel-ngomel ga jelas*

Kalo yang ini (kayanya) bukan anak kecil. Tulisan lain yang kena banget di gue adalah artikelnya Sandmonkey, terutama paragraf kedua terakhir.

Dan satu lagi, artikelnya Mas Harry. Gue baru ngeliat perspektif Uni Eropa-Israel ini (yang mana kalo dipikir-pikir tentu saja tidak aneh, bukankah Israel lahir karena mandat Inggris dan Deklarasi Balfour?)

Menulis ini membuat gue merasa semakin tidak berguna. Sibuk berselancar ke sana-kemari, menaut kiri-kanan supaya tulisan ini terlihat bermutu, lalu apa?

Tesis.
Bagi wur2007: kelak engkau akan mengerti (Muchtar, 2008)

Sebenarnya... tesis gue gak parah-parah banget si. Sibuk si iya. Agak pusing liat data, tapi masih "kepegang" lah. Telat sekitar dua mingguan, tapi mengingat gue bekerja dengan mikroorganisme, segitu masi bisa dibilang wajar dan mudah-mudahan masi bisa kekejar pas bikin laporan ntar.

Agak sedihnya karena hasilnya gak memuaskan. Untuk laporan si cukup, tapi kemarin Grietje nawarin bikin artikel. Huhuu... kalo hasilnya kaya gini apa bisa buat artikel ya? *sedih*

Hal lain, gue akhirnya memutuskan untuk tesis minor di Leeuwarden. Habis udah dibilang-bilangin ke semua orang, jadinya kan malu kalo gak jadi. Duh, banyak hal yang harus dipikirkan dalam waktu bersamaan. Mudah-mudahan kepegang.

Wong Kar Wai. Dan ternyata saat pusing dan bosan... gue nonton Chungking Express lagi, hehe. Dilanjut sama 2046, yang ternyata dulu gue cuma nonton setengah. Dan karena penasaran, jadi nonton Days of Being Wild (lagi). Huhuu... pekan retrospeksi WKW.

Anjrit banget emang ni orang. Gue mpe ga bisa ngomong. K-E-R-E-N...

Chungking Express tetep favorit gue untuk 10000 taun ke depan si. Vira nanya, "Found something new?" Rasanya iya, lebih kepada bahasa gambar dan suasana, tapi mungkin WKW berutang pada Christopher Doyle untuk yang ini. Ini manusia gila lagi. Liat deh fitur BBC ini.

*menghela napas panjang*

*cari-cari torrent Fallen Angels*
[407] 2 komentar

___________________________

12 Januari 2009
01:05

Tukang koran di rumah saya di Bandung adalah tukang koran yang sama yang dilanggani orangtua saya sejak saya belum lahir. Banyak yang unik tentang dia. Yang paling unik tentunya adalah bahwa dia mengantar koran dengan sepeda, dan daerah jelajahnya (seenggaknya) meliputi Cisitu dan Ciumbuleuit. Yeuh... Biotechnion mah ga ada apa-apanya. Dia juga masih ingat saya ketika mulai kuliah, padahal sekitar 8 taun (dari kelas 5 SD sampai lulus SMU, hihi, udah SMU lho) saya gak tinggal di Bandung.

Yang unik lagi, kita gak ada yang tau namanya. Dia cuma minta dipanggil Eppo. Mang Eppo.

Eppo adalah majalah komik yang terbit pertengahan taun '70-an sampe awal '80-an. Aslinya dari Belanda. Isinya ada (tentunya) Eppo, Roel Djikstra, Storm, Arad dan Maya, dan banyak lainnya. Ngga, gue gak setua itu kok. Ada satu majalah yang tersisa di rumah dan suka gue buka-buka. Seru banget. Setelah Eppo gak beredar di Indonesia, sebagian komik-komik itu terbit sendiri sebagai buku, dan Coki si Pelukis Cepat sempat mampir di Hai (bener gak sih? atau Coki memang dari dulu di Hai?)


Dan saya jadi waas ketika nemu artikel tentang Eppo di de Volkskrant yang sudah nangkring di tumpukan kertas bekas edisi jumat kemarin. Jangan tanya isinya tentang apa ya. Dengan bantuan Google Translate, saya baru ngeh bahwa Eppo mengalami masa surut di pertengahan '80-an, berganti-ganti nama, dan akhirnya wafat di taun 1999. Sepuluh taun kemudian, tepatnya tanggal 29 Januari besok, Eppo akan dibangkitkan dari kubur. Hmm...
[406] 3 komentar

___________________________

09 Januari 2009
05:34

Allah itu arrahman arrahim, Mbak.
Masa si ga percaya?
Kenapa takut kembali pada-Nya? Dia juga pingin hamba-Nya bahagia.
save as draft
-saya sering kesal kalau orang tidak bisa memahami sesuatu yang obvious. atau saya cuma kesal karena tiba-tiba semua ini ikut menjadi beban saya? aaaaarrrrrghhhhh... PMS kali ya?
[405] 4 komentar

___________________________

04 Januari 2009
15:23

blog readability test

LOL Huahaha!!! I guess I should be flattered... or insulted? Got there from another blog that requires college (postgrad) education to read :D
[404] 4 komentar

___________________________

01 Januari 2009
19:34

Selamat Hari Kamis :)

-karena saya tidak merayakan tahun baru, tapi bukankah setiap hari layak dirayakan?
[403] 0 komentar

___________________________


widyarani, rani untuk teman, arian '79, senang menonton film-film bergenre film-biasa-tentang- orang-biasa, gemar membaca, malas menulis buku harian karena lebih sering meracau di sini

email || friendster


Oleh2 Jalan2




Numpang Lewat



Selamat Anda Telah Meraih Traffic™

alex || alia, mbak || anusapati || aree || aroengbinang project, the || bapak blog indonesia || boit || bubin LantanG || budibadabadu || Buya Syafii || Care4Lupus || cselvalva || della lfm || dongeng pak rovicky || E.S. Ito || ebonk || endless jon || erika || gelembung roy || gombalisme || gondez || gun/gun || heidy || hyoutan || imponk || imra || Indonesia Today || Jalan2 Makan2 || jijie || justin || KH Mustofa Bisri || koen.co.ro || Kopral Geddoe || LFM || mas iman || mumun munce || ndoro kakung || neng viertje || nguping jakarta || nila-nila || Omuniuum || Pak Budi || pabalatak || polpot || Rob Baiton || rumputeki || sammaria is a director || selamat anda telah meraih traffic™ || sora || stanum || sufehmi || syah adrian || tining || treespotter || vino || winDa || WorldChanging



Pada Suatu Ketika

2009
09 08 07 06 05 04 03 02 01
2008
12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02 01
2007
12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02 01
2006
12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02 01
2005
12 11 10 09 08 07 06 05 04 03 02 01
2004
12 11 10 09 08 07 06 05



Blog Ini Didukung Oleh








Recent Comment Widget by MadTomato

design is modified from blogskin created solely by Rainonme-

©rani.2oo6