24 Desember 2007

311

Kelar ujian cepat (dengan hasil yang menyedihkan), dari kapan-kapan udah merancang pingin jalan-jalan. Semula pingin ke Spanyol, tapi keabisan tiket (tiket murah maksudnya, jadi intinya mah ga punya duit, hihi). Trus digeser yang deketan, ke Belgia. Tapi akhirnya gue memutuskan untuk melakukan perjalanan penuh petualangan ke... Ede. Lho, hihi :D

Idenya Ahmad sih. Ceritanya pingin ngerasain nonton bioscoop di Belanda. Setelah memotivasi (istilahnya Lila) orang-orang, akhirnya terkumpullah pasukan: gue, Ahmad, Lila, Tia, Jimmy, Kak Ida, Mbak Eva. Sayang Mba Eva ga jadi ikut karena ga enak badan abis sesi foto-foto. Untung masih ada Kak Ida. Kalo enggak mah serasa mo nonton ke BIP, hihi :D

Kita berangkat sekitar jam setengah sepuluh. Malem? Iyalah. Dan tolong ya, udah musim dingin. Pohon-pohon dah pada putih-putih. Tapi nekat aja gitu.

Begitu nyampe ke Cinemec, kita konfirmasi tiket. Sama mbak-mbaknya disuruh ke mesin pemindai barcode (apakah barcode sudah di-Indonesia-kan jadi kode batangan? :-?). Hihi, pokonya sempet bengong gitu deh.

Sambil menunggu filmnya mulai, kita lirik-lirik tempat yang bagus untuk foto-foto karena prinsip orang Indonesia di manapun kan nonton rame2, jalan2 rame2, makan2 rame2, poto2 rame2 (Komarulzaman, 2007; Pusparani, 2007). Masalahnya adalah gimana caranya untuk foto-foto tanpa terlihat norak gitu, hihi. Jimmy, ayo dong diunggah foto-fotonya! :D

Trus pas kita dah duduk dan siap mo nonton, ada mas-mas gitu yang memberikan pengumuman. Apa pengumumannya? Ya gak tau... orang pake bahasa Belanda :D Sebelum mulai pun ada orang yang telat dateng lalu duduknya disempil-sempilin gitu. Lila yang dah berharap duduk di sebelah cowok cakep akhirnya menyerah dan duduk sebelah Jimmy :- Dan karena alasan-alasan yang kurang begitu jelas itulah filmnya telat sampe 15 menit, membuat kita deg-degan. Bukan apa-apa, lha bis terakhir ke Wageningen konon kabarnya berangkat jam 1 pagi. Kalo kita ketinggalan bis itu berarti... jalan kaki. 3 kilometer lebih. Di tengah musim dingin. Dan kemungkinan turun salju. (sebenarnya engga sih, tapi kan biar dramatis ;)) Dan yang membuat kita tambah panik... di tengah film ada istirahatnya! Tolong ya... Ahmad langsung komentar, "Heeuh... mendingan nonton di Garut!"

Untunglah... filmnya selesai jam setengah satuan (heeuh... penonton pembaca kecewa ya tidak ada konflik dan dramatisasi *lirik-lirik Wildan*). Kita bergegas menuju ke halte terdekat. Tapi jangan disangka perjuangan sudah berakhir kawan. Menunggu di halte di bawah suhu -7 derajat celcius lumayan menyiksa juga. Membuat kita berhalusinasi akan kehadiran tukang jagung bakar dan susu murni dan bandrek. Emangnya turun dari Lembang? :D

Tapi seperti cerita-cerita dongeng, kisah ini berakhir bahagia (apa siiih...). Trus gimana dengan filmnya sendiri? Emm... yah... ada tembak-tembakan... trus... ada manusia kayak mutan gitu... trus... hehe :D

Kalo gua sih gak masalah filmnya apa.. yang penting nontonnya sama siapah. (Perdana, 2007)

20 Desember 2007

310

Barusan aja balik dari centrum, lewat kolam yang sebrang Haarweg. Permukaannya dah beku, kecuali sebagian di pojok, tapi kok ya bebek-bebek itu masih betah maen di situ. Jadi keingetan The Catcher in the Rye*, waktu Holden bertanya-tanya ke mana bebek-bebek di Central Park pergi di musim dingin.

Apakah ke Wageningen? :-?

*Ya Bos, gue akhirnya menamatkan buku itu dan gue NGERTI kenapa lo suka banget, hehe. Makasi ya :D

13 Desember 2007

309

Efek belajar buat ujian Bioractor Design terhadap kesehatan otak :D

06 Desember 2007

308

The heart is a bloom, shoots up through stony ground
But there's no room, no space to rent in this town
You're out of luck and the reason that you had to care,
The traffic is stuck and you're not moving anywhere.
You thought you’d found a friend to take you out of this place
Someone you could lend a hand in return for grace

It's a beautiful day,
the sky falls And you feel like
it's a beautiful day,
Don’t let it get away

You’re on the road but you’ve got no destination
You’re in the mud, in the maze of her imagination
You love this town even if that doesn’t ring true
You’ve been all over and it’s been all over you

It's a beautiful day,
Don't let it get away
It's a beautiful day,

Touch me, take me to that other place
Teach me love, I know I’m not a hopeless case

See the world in green and blue
See China right in front of you
See the canyons broken by cloud
See the tuna fleets clearing the sea out
See the bedouin fires at night
See the oil fields at first light
See the bird with a leaf in her mouth
After the flood all the colours came out

It was a beautiful day
Don't let it get away
A beautiful day

Touch me, take me to that other place
Reach me, I know I'm not a hopeless case


Si iPod (blum dikasi nama ni), umurnya baru sebulan dah berani ngeledek gue.

Hari Minggu kemaren, pulang malem-malem dari Dijkgraaf di tengah angin gelebug 10 m/detik, dia muter Riders on The Storm.

Tiga hari ini agak berat buat gue. Dan pulang tadi, yeah, tebak iPod-ku sayang menghadiahi lagu apa... :D

What you don’t have you don’t need it now
What you don’t know you can feel it somehow
What you don’t have you don’t need it now
You don’t need it now

It's a beautiful day...
(U2, 2000)

03 Desember 2007

307

Umur emang rahasia Tuhan ya?

Afnie, selamat jalan.